MUKHTAR, MUCHAMMAD FA’IZUL (2026) RESEPSI SANTRI TERHADAP TRADISI PEMBACAAN SURAH YA<S>I<N PADA BULAN MUHARRAM : ANALISIS LIVING QUR’AN DI PPTQ SIROJUL ‘ULUM. Other thesis, Institut Agama Islam Hasanuddin Pare.
M. FA'IZUL MUKHTAR.docx
Restricted to Registered users only until 2 December 2026.
Download (2MB)
Abstract
MUCHAMMAD FA’IZUL MUKHTAR, Dosen Pembimbing Moch. Abdul Rohman M. Ag. Resepsi Santri terhadap Tradisi Pembacaan Surah Yāsīn pada Bulan Muharram di PPTQ Sirojul ‘Ulum: Analisis Living Qur’an. Skripsi, Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Fakultas Syariah dan Ushuluddin, Institut Agama Islam Hasanuddin Pare-Kediri, 2026.
Kata Kunci: Resepsi al-Qur’an, Living Qur’an, Surah Ya>si>n
Tradisi pembacaan Surah Yāsīn pada bulan Muharram merupakan salah satu bentuk interaksi masyarakat pesantren dengan al-Qur'an yang masih dilestarikan hingga saat ini. Tradisi tersebut telah menjadi amaliah rutin di Pondok Pesantren Tahfidhil Qur'an Sirojul 'Ulum, namun kajian yang mengungkap resepsi santri serta konstruksi pengetahuan yang melatarbelakangi pelaksanaannya masih relatif terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan praktik tradisi pembacaan Surah Yāsīn pada bulan Muharram, menganalisis bentuk resepsi santri terhadap tradisi tersebut, serta mengkaji konstruksi pengetahuan santri beserta faktor-faktor yang memengaruhinya.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan Living Qur'an. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri atas pengasuh, pengurus, dan santri Pondok Pesantren Tahfidhil Qur'an Sirojul 'Ulum. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Analisis resepsi menggunakan teori sosiologi pengetahuan Karl Mannheim yang meliputi makna objektif, makna ekspresif, dan makna dokumenter.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi pembacaan Surah Yāsīn dilaksanakan selama sepuluh hari pertama bulan Muharram sebagai warisan keagamaan yang berfungsi memperkuat spiritualitas, membangun kedisiplinan, serta melestarikan budaya pesantren. Resepsi santri terhadap tradisi tersebut meliputi makna objektif berupa kepatuhan terhadap pengasuh dan aturan pesantren, makna ekspresif berupa pengalaman spiritual, motivasi beribadah, dan perasaan religius, serta makna dokumenter berupa identitas budaya pesantren dan pewarisan tradisi keagamaan. Konstruksi pengetahuan santri terbentuk melalui keteladanan pengasuh, pembiasaan dalam lingkungan pesantren, pengalaman religius, serta keyakinan terhadap sanad dan keberkahan amaliah para ulama. Dengan demikian, tradisi pembacaan Surah Yāsīn pada bulan Muharram merupakan manifestasi Living Qur'an, yang menunjukkan bahwa al-Qur'an hidup dan diaktualisasikan dalam dimensi spiritual, pendidikan, sosial, dan budaya masyarakat pesantren.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Resepsi al-Qur’an, Living Qur’an, Surah Ya>si>n |
| Subjects: | A General Works > AS Academies and learned societies (General) |
| Divisions: | Fakultas Syari'ah dan Ushuluddin > Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir |
| Depositing User: | Repository IAIH |
| Date Deposited: | 02 Nov 2026 04:40 |
| Last Modified: | 02 Nov 2026 04:40 |
| URI: | https://repo.iaih.ac.id/id/eprint/14 |
